PART I
PERTEMUAN
PERTEMUAN
Hari itu hari minggu di bulan februari,Irene mengawali hari dengan tergesa-gesa,Irene bersiap-siap
untuk mengikuti uji coba tryout yang dilaksanakan di kotanya,ia bersiap-siap
seadanya, pikirannya saat itu penuh dengan materi yang sudah ia pelajari.
Sesampainya di tempat ujian ,Irene bertemu dengan teman-temannya.Mereka harus antri untuk masuk ke dalam ruang kelas masing-masing. Ternyata Irene satu kelas dengan banyak teman-temannya di SMA,Irene pun sangat senang mengetahui hal tersebut.
Sesampainya di tempat ujian ,Irene bertemu dengan teman-temannya.Mereka harus antri untuk masuk ke dalam ruang kelas masing-masing. Ternyata Irene satu kelas dengan banyak teman-temannya di SMA,Irene pun sangat senang mengetahui hal tersebut.
Begitu
masuk ke dalam ruang kelas,mereka duduk di tempat sesuai dengan urutan yang tercantum di tiket
mereka.Tidak lama kemudian masuklah seorang laki-laki dengan jaket abu-abunya
dan tas ranselnya.Ia bingung dengan letak tempat duduknya,Irene
memperhatikannya, karena dia agak ribut dengan salah satu temannya, dan
gara-gara hal tersebut Irene menjadi sedikit sebal kepada laki-laki itu.
Dan ternyata laki-laki itu duduk satu deret dengan Irene,jarak dua bangku di belakangnya.Tryout pun akan dimulai,tas yang dibawa peserta diperintahkan untuk diletakan di depan kelas.Ketika Irene akan membawa tasnya ke depan kelas, Irene berpas-pasan dengan laki-laki itu.Mereka pun sempat berdiri berdampingan,dari situ entah kenapa ada yang aneh dalam perasaan Irene.
Dan ternyata laki-laki itu duduk satu deret dengan Irene,jarak dua bangku di belakangnya.Tryout pun akan dimulai,tas yang dibawa peserta diperintahkan untuk diletakan di depan kelas.Ketika Irene akan membawa tasnya ke depan kelas, Irene berpas-pasan dengan laki-laki itu.Mereka pun sempat berdiri berdampingan,dari situ entah kenapa ada yang aneh dalam perasaan Irene.
Waktu
mengerjakan adalah 120 menit.setelahnya diberikan kesempatan untuk menanyakan
soal yang sulit.Irene bingung terhadap soal nomor 3, namun ia bukanlah seseorang
yang terbiasa mengacungkan tangannya,oleh karena itu ia maju mundur untuk bertanya soal itu.Tetapi
tiba-tiba pria itu mengangkan tangannya,dan ternyata ia juga menanyakan soal
nomor tiga sama seperti yang akan Irene tanyakan.Irene lega dan senang ada yang mewakili ketidakpahamannya.
(( BERSAMBUNG ))
Komentar
Posting Komentar